Sunday, October 9, 2016

Tugas MPR (pak zamy)



PR (Public Relations) adalah fungsi manajemen yang mengevaluasi opini, sikap, dan perilaku publik, mengidentifikasi kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur suatu individu atau sebuah organisasi dengan kepentingan publik, dan merencanakan serta melaksanakan program aksi untuk memeroleh pengertian dan dukungan public.
Dalam suatu perusahaan maupun organisasi, PR adalah profesi yang memegang kendali agar perusahaan/organisasi tersebut dapat berjalan dengan baik. Pekerjaaan PR perusahaan/ organisasi cukup banyak dan pasti tidak akan bisa di handle hanya dengan satu udda orang. Maka dari itu dibutuhkan sebuah tim PR dan pembagian tugas serta tanggung jawab. Pekerjaan PR bukan saja mengumpulkan artikel, dan terkesan ‘omong doang’, namun dalam pekerjaannya kita harus melakukan hal-hal penting seperti survey tempat, dan melakukan evaluasi tentang apa yang kita lakukan. Jika memang terdapat suatu kesalahan pahaman masyarakat tentang perusahaan tempat dimana PR itu bekerja, maka ia harus bisa mengakali dengan cara apapun untuk mengembalikan citra perusahaan tersebut. Pekerjaan PR sangat erat kaitannya dengan pers. Apalagi PR perusahaan. PR perusahaan harus bisa mencari penyebab terjadi kesalah pahaman dengan media massa. Peran PR disini sangat penting, karena dengan adanya PR kita bisa mengklarifikasi berita yang dianggap salah.
Contoh pembagian tanggung jawab PR yang lain adalah;
-         Customer Relations seperti membangun hubungan baik dengan pihak luar,maksudnya menjalin hubungan baik antara perusahaan dengan public dan hubungan dengan konsumen.
-         Employee Relations, seperti membangun hubungan antara pimpinan dengan bentuk kerjasama dan komunikasi yang baik antara atasan dan bawahan.
-         Community Relations, seperti membangun hubungan baik dengan pihak-pihak yang selama ini telah melakukan kerja sama dengan perusahaan yang kita wakili, menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar perusahaan dan komunitas-komunitas masyarakat tertentu.
-         Government Relations, seperti menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah.
Selain adanya pembagian tanggung jawab dalam tim PR, adanya penyusunan jadwal juga diperlukan. Agar kegiatan atau program kerja selama setahun atau satu periode berjalan dengan baik dan sistematis. Meminimalisir adanya ketidakpastian atau pemborosan dalam biaya atau anggaran yang telah diberikan perusahaan/ organisasi. Contohnya adalah sebuah perusahaan ingin melaksanakan program CSR untuk masyarakat sekitar di bulan Febuari. Maka sekitar bulan Januari harus sudah melakukan riset atau survey kira-kira apa yang dibutuhkan masyarakat sekitar dan apa saja yang harus dilakukan sebagai program CSR tersebut. Agar pada saat bulan yang sudah ditentukan, sudah siap jalan atau eksekusi tanpa harus menunggu lama-lama lagi.
Dan yang terakhir masalah anggaran. Anggaran yang diberikan oleh perusahaan untuk program PR selama setahun tentu harus dibagi atau diatur sedemikian rupa agar cukup dan semua program dapat berjalan lancar. Contoh jika PR ingin membuat sebuah promosi berupa potongan harga terhadap sebuah produk, harus dihitung terlebih dahulu agar tidak mendapatkan kerugian bagi perusahaan namun juga menarik perhatian masyarakat. Mungkin jika salah satu program PR memang mebutuhkan dana yang cukup besar seperti CSR misalnya, dampak dari program itu sendiri akan berkepanjangan karena menciptakan citra positif dan kepercayaan di benak masyarakat terhadap perusahaan.